SuaraEraDigital.Com.Admin ( Yanti ) . Jawa Tengah – Mei 2021.
Solo _ Pertemuan antara Walikota Solo dengan kami mungkin terlalu singkat, sekitar 45 Menit.
Tapi ini soal penting :
Radikalisme di Solo yang sangat Unik.
Kultur Masyarakat dan irisan Politik Solo ternyata berbeda arah dengan persoalan yang di hadapi – di sini, semua Ideologi Tumbuh dengan Akar Historis yang Kuat.
Berbagai kasus Radikalisme yang pernah terjadi kemudian menunjukkan : ceruk-ceruk komunal itu secara leluasa memainkan Pergerakan Ideologinya.
Angka Politik menunjukkan PDIP mendominasi Elektoral, tapi paparan Radikalnya ternyata juga Tinggi.
Membedah Isu ini di Solo bukan soal gampang – sebuah “Misteri” yang sudah berlangsung Puluhan Tahun.
Namun ternyata Gibran Rakabuming Raka selaku Walikota, jauh dari apa yang kami duga.
Dia mempunyai Keperdulian Tinggi soal Radikalisme di Solo sejak lama.
Jujur, ini seperti Hadiah bagi kami. Untuk Pemimpin yang masih berusia 33 Tahun, ternyata Gibran sudah mempunyai Karakter yang sangat Kuat tanpa harus “bertaqlid” kepada Presiden Jokowi.
“Saya berbeda dengan Bapak Saya dalam menyikapi persoalan Radikalisme”, sebuah Kalimat yang menghentak kami.
Dari Kalimat ini Gibran ternyata jauh melampaui Ekspektasi kami.
Dia telah menguasai persoalan dan akan memberi Ruang Pencegahan Radikalisme sebagai Skala Prioritas.
“Karena situasi Solo yang seperti inilah Saya terjun ke Dunia Politik”, ujarnya.
Radikalisme Solo adalah “clausa ignotum tempus et motus”, dalam Teori “Konflik Moral” Immanuel Kant – Gerakan Tertutup dengan Waktu Tak Terukur.
Untuk mengatasinya memang perlu Kepemimpinan yang Berani untuk tidak Populer.
Kant bahkan sepakat di sini dengan Foucault : perlu Keberanian untuk Totaliter.
Gibran di Solo kami meyakini tidak akan sebrutal itu, tapi yang jelas dia akan tanpa Kompromi, Tegas dan Tandas terhadap Kelompok Radikal.
Ini Modal Dasar bagi Solo.
Kesimpulannya.
Kami mendukung penuh Program Rekonstruksi Toleransi di Solo.
Baik dalam Kontra Radikalisme maupun Terorisme demi Kedamaian Warga Solo dan juga Bangsa ini.
Kami Optimis semuanya akan terlaksana dengan baik, karena Karakter Gibran yang Tegas memilah : “Hitam atau Putih” ujar Gibran Walikota Solo .
( Yanti / Red )